HARGA EMAS STABIL,MENANTI PETUNJUK KEBIJAKAN THE FED

Harga emas bertahan stabil pada Senin (25/8), dengan fokus pasar bergeser ke rilis data inflasi AS melalui Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada Jumat mendatang. Data ini diperkirakan akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas spot tercatat US$3.372,67 per troy ounce pada pukul 13.45 waktu AS (17.44 GMT), tidak berubah setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 11 Agustus pada Jumat lalu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember ditutup turun tipis 0,03% di US$3.417,5.

Penguatan dolar AS sebesar 0,5% terhadap mata uang utama menekan pergerakan emas, karena harga logam mulia menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Menurut Peter Grant, Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals, pasar masih mencerna komentar Ketua The Fed Jerome Powell pada Jumat lalu.
“Pasar sedang menunggu masukan baru yang mungkin memberi indikasi lebih baik terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September,” ujarnya.

Grant juga menambahkan bahwa periode “summer doldrums” atau kelesuan musim panas kemungkinan akan segera berakhir. “Saya memperkirakan tren naik emas akan kembali mengemuka dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.

Harga emas sempat menguat mendekati level tertinggi dua pekan pada Jumat, setelah Powell memberi sinyal peluang pemangkasan suku bunga bulan depan. Ia menegaskan risiko di pasar tenaga kerja meningkat, namun inflasi tetap menjadi perhatian utama sehingga belum ada keputusan final.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September kini diperkirakan mencapai lebih dari 86%.

Meski begitu, daya tarik emas sebagai aset non-imbal hasil tetap terbatas di tengah suku bunga tinggi.

Investor kini menanti rilis data PCE AS pada Jumat, yang diproyeksikan menunjukkan inflasi inti naik ke 2,9%, level tertinggi sejak akhir 2023.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun tipis 0,3% ke US$38,72 per troy ounce, platinum melemah 1,6% ke US$1.339,40, dan paladium terkoreksi 2,7% ke US$1.096,20.

Sumber: Reuters