EMAS TERKOREKSI USAI CETAK REKOR, PASAR CERMATI SINYAL THE FED.

Harga emas melemah pada Kamis (18/9) akibat aksi ambil untung, setelah logam mulia tersebut mencetak rekor pada sesi sebelumnya. Pelemahan terjadi seiring pasar menilai kembali sikap Federal Reserve (The Fed) terkait pemangkasan suku bunga lanjutan.

Harga spot emas turun 0,4% ke $3.643,40 per ons pada 13:51 EDT (17:51 GMT), sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember ditutup melemah 1,1% di $3.678,30.

Pada sesi sebelumnya, perdagangan berlangsung volatil; harga spot emas sempat menyentuh rekor $3.707,40 sebelum terkoreksi. Sementara itu, Indeks Dolar AS naik 0,5%, membuat emas dan komoditas berdenominasi greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

The Fed pada Rabu memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Desember dan membuka peluang pelonggaran lebih lanjut. Namun, sinyal tersebut dibarengi peringatan soal inflasi yang masih “lengket”, sehingga menimbulkan keraguan mengenai laju penyesuaian kebijakan ke depan. Ketua The Fed Jerome Powell menyebut langkah tersebut sebagai pemangkasan “manajemen risiko” untuk merespons pelemahan pasar tenaga kerja, sambil menegaskan bahwa bank sentral tidak terburu-buru memulai siklus pelonggaran agresif.

Menurut Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Analis Logam Senior di Zaner Metals, “Ada kebingungan terkait komentar Powell bahwa pemangkasan adalah langkah manajemen risiko, dan ketidakpastian itu mendorong aksi ambil untung. Namun, tren bullish jangka panjang emas masih terjaga, dan koreksi dari rekor kemarin lebih bersifat teknikal. Setiap kali emas mencetak rekor baru, itu menambah kredibilitas target $4.000.”

Sejauh ini, emas telah menguat hampir 39% sejak awal tahun, didorong oleh ekspektasi suku bunga rendah dan ketidakpastian global. Analis SP Angel menambahkan, faktor utama yang menopang pasar adalah diversifikasi cadangan dolar oleh bank sentral BRIC, terutama Tiongkok. Data menunjukkan ekspor emas Swiss ke Tiongkok pada Agustus melonjak 254% dibanding Juli.

Untuk logam mulia lainnya, harga spot perak naik 0,3% ke $41,78 per ons, platinum menguat 1,6% ke $1.384,95, sementara paladium bertambah 0,5% ke $1.160,25.

Sumber: Reuters