EMAS BERTAHAN DEKAT REKOR, SPEKULASI PEMANGKASAN SUKU BUNGA KIAN KUAT.

Harga emas memangkas pelemahan pada Kamis (11/9) dan bertahan dekat level rekor, seiring data ketenagakerjaan AS yang melemah mengimbangi kekhawatiran dari inflasi yang masih tinggi. Investor tetap berspekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan pekan depan.

Hingga pukul 14:20 EDT (18:20 GMT), emas spot terkoreksi tipis 0,2% menjadi $3.632,49 per ons, setelah sempat menyentuh rekor $3.673,95 pada Selasa. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember ditutup turun 0,2% di $3.673,60.

“Emas ‘terselamatkan’ oleh lonjakan tajam klaim awal tunjangan pengangguran mingguan yang mencapai tertinggi tiga tahun di 263.000, sementara CPI inti tetap tinggi di 0,3% bulanan,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen. Menurutnya, meski harga menunjukkan tanda kelelahan pembeli, prospek emas ke depan masih konstruktif sehingga membatasi ruang koreksi yang lebih dalam.

Data terbaru menunjukkan inflasi konsumen AS (CPI) pada Agustus naik lebih dari perkiraan, mencatat kenaikan tahunan terbesar dalam tujuh bulan. Di sisi lain, klaim pengangguran mingguan melonjak signifikan, menandakan pelemahan pasar tenaga kerja. Data produsen (PPI) juga mencatat penurunan tak terduga, mencerminkan margin perdagangan dan biaya barang yang tertahan.

Sejalan dengan laporan nonfarm payrolls yang lemah pekan lalu, ditambah revisi besar yang memangkas 911.000 pekerjaan dalam setahun terakhir, rangkaian data ini semakin memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed.

Pasar kini sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, dengan peluang kecil pemangkasan 50 basis poin, menurut data CME FedWatch.

Sepanjang tahun ini, emas telah naik 38%, diuntungkan oleh lingkungan suku bunga rendah serta posisinya sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian global.

ANZ dalam risetnya menegaskan bahwa perlambatan pertumbuhan, inflasi yang tetap tinggi, ketegangan geopolitik, serta diversifikasi aset dari dolar AS akan terus menopang permintaan investasi dan pembelian bank sentral, mendukung tren positif harga emas.

Untuk logam mulia lainnya, perak spot naik 1% ke $41,57 per ons, platinum terkoreksi 0,3% ke $1.382,25, sementara paladium menguat 1,5% ke $1.191,46.

Sumber: Reuters