Harga Minyak Bertahan di Area Terendah,Ditengah Surplus Pasokan Masih Membayangi

PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 15/12/2025 – Harga minyak dunia masih bergerak stabil di dekat level terendah dalam hampir dua bulan terakhir, seiring kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan yang dinilai lebih dominan dibandingkan dampak ketegangan geopolitik global.

Minyak mentah Brent bertahan di kisaran US$61 per barel setelah ditutup pada level terendah sejak 20 Oktober. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) masih bergerak di bawah US$58 per barel.

Tekanan utama berasal dari meningkatnya ekspektasi surplus pasokan. OPEC+ bersama sejumlah produsen lainnya terus meningkatkan produksi, sementara laju pertumbuhan konsumsi global dinilai masih terbatas. Kondisi tersebut membuat harga minyak diperkirakan tetap berada dalam tekanan dan berpotensi mencatatkan koreksi tahunan.

Meski demikian, risiko geopolitik masih memberikan penahan terhadap pelemahan yang lebih dalam melalui apa yang dikenal sebagai premi risiko. Ukraina dilaporkan kembali melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia, sementara Iran mengklaim telah menyita kapal tanker asing di Teluk Oman.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga sempat mencegat kapal di lepas pantai Venezuela, seiring meningkatnya tekanan terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru, aktivitas perdagangan diperkirakan cenderung lebih tipis, sehingga potensi volatilitas harga tetap perlu diwaspadai.

Sumber: Newsmaker.id