Harga Minyak Stabil,Di Tengah Kekhawatiran Banjir Pasokan Global

PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 09/12/2025 – Harga minyak bergerak stabil setelah sebelumnya mengalami koreksi harian terbesar dalam hampir tiga minggu, seiring pelaku pasar menunggu rilis data terbaru mengenai potensi kelebihan pasokan. West Texas Intermediate (WTI) bertahan di dekat USD 59 per barel setelah turun sekitar 2% pada hari Senin, sementara Brent masih menutup perdagangan di atas USD 62 per barel. Pasar saat ini berada dalam mode “tunggu dan lihat” menjelang serangkaian laporan penting pekan ini.

Dalam beberapa hari ke depan, perhatian pasar tertuju pada laporan dari tiga lembaga besar. Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis prospek energi jangka pendek pada Selasa malam, disusul laporan bulanan dari Badan Energi Internasional (IEA) dan OPEC pada hari Kamis. Data-data ini diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai potensi kelebihan pasokan global, terutama karena produksi dinilai masih melampaui permintaan yang relatif lesu.

Sejak awal November, harga minyak mentah bergerak dalam kisaran yang sempit, sekitar USD 4 per barel, karena pasar juga menimbang dampak sanksi terhadap Rusia serta potensi pembatasan ekspor dari produsen utama lainnya. India—salah satu pembeli terbesar minyak mentah via laut dari Rusia—dikabarkan akan mengurangi pembelian. Isu ini diperkirakan menjadi topik penting dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat pekan ini.

Kombinasi faktor pasokan berlebih, sanksi, dan demand yang melemah membuat pelaku pasar semakin berhati-hati sebelum mengambil posisi besar di pasar minyak.
(az — Sumber: Newsmaker.id)