PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 23/01/2026 – Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi sepanjang masa seiring pelemahan dolar Amerika Serikat setelah rilis data ekonomi terbaru AS. Data tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja masih solid dan belanja konsumen tetap tangguh, sehingga perhatian pelaku pasar kembali tertuju pada arah kebijakan suku bunga ke depan.
Pada perdagangan awal, emas batangan sempat menembus level US$4.955 per ons, menempatkannya di jalur kenaikan mingguan hampir 8%. Penguatan ini mencerminkan reli tajam yang semakin memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Sementara itu, dolar AS melemah pada Kamis setelah data menunjukkan ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh sedikit lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Di saat yang sama, jumlah permohonan tunjangan pengangguran tercatat meningkat, meski kenaikannya masih lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Tekanan terhadap dolar tercermin dari Indeks Spot Dolar Bloomberg yang ditutup melemah 0,3% pada sesi sebelumnya. Pelemahan dolar biasanya menjadi sentimen positif bagi emas karena membuat harga logam mulia ini lebih terjangkau bagi pembeli global yang menggunakan mata uang lain.
Di kawasan Asia, emas diperdagangkan naik 0,4% ke level US$4.955,14 per ons pada pukul 07.10 waktu Singapura. Perak turut menguat 0,6% ke US$96,80 per ons dan mencetak rekor tertinggi, sementara platinum dan paladium juga bergerak menguat.
Sumber: Newsmaker.id
