PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 08/12/2025 – Emas (XAU/USD) menguat selama sesi perdagangan Amerika Utara pada Jumat (5/12) dan bersiap menutup pekan nyaris flat di atas level $4.200, seiring pelaku pasar menantikan pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) pekan depan. Pada saat penulisan, XAU/USD bergerak di sekitar $4.216 setelah sempat terkoreksi dari tertinggi harian di $4.259.
Penguatan emas terjadi di tengah minimnya katalis baru, sementara pasar fokus pada peluang pemangkasan suku bunga The Fed yang kian meningkat. Pekan ini ditutup dengan rilis indikator inflasi favorit The Fed, yakni Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Core PCE) untuk bulan September, yang tercatat nyaris tidak berubah dan semakin mendekati kisaran 3%, menuju target 2% The Fed.
Meski angka inflasi tersebut mendukung skenario suku bunga tetap, data ketenagakerjaan yang menunjukkan pasar tenaga kerja mulai mendingin serta komentar bernada dovish dari sejumlah pejabat The Fed memperkuat ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga menjadi opsi paling memungkinkan.
Survei terbaru University of Michigan menunjukkan konsumen AS lebih optimistis terhadap prospek ekonomi, dengan ekspektasi inflasi yang melandai meskipun kekhawatiran terkait dampak tarif masih meningkat.
Sementara itu, jajak pendapat Reuters pada Kamis lalu mencatat semakin banyak ekonom yang mem-price in pemangkasan suku bunga pada Desember, memberikan sentimen positif tambahan bagi harga emas. Berdasarkan alat FedWatch CME, probabilitas penurunan suku bunga sebesar 0,25% pekan depan kini mencapai 87,2%.
